Anak-anak bungsu tumbuh besar dengan perasaan berhak yang luar biasa dan tidak tergoyahkan. Biasanya Anda tidak perlu meyakinkan anak bungsu bahwa mereka istimewa – mereka sudah tahu itu, dan akan mengingatkan anda setiap sepuluh menit, siapa tahu anda lupa sesaat. Karena mereka sering dimanja dan dilindungi – bukan saja oleh ayah dan ibu, tetapi juga sering kali oleh kakak-kakaknya – anak bungsu biasanya tumbuh menjadi orang yang menyukai banyak orang. Karena semua orang dalam keluarga lebih tua daripada mereka, mereka mempelajari seni persuasi dan kadang-kadang bahkan seni memanipulasi. Mereka dapat membuat Anda terpesona, biasanya menawan, dan seringkali terang-terangan senang pamer. Tidak terhitung jumlah pelawak yang merupakan anak bungsu.
Sebagai orang yang senang tampil, anak-anak bungsu cenderung mengambil jauh lebih banyak resiko daripada kakak-kakak mereka yang lebih konservatif, tetapi mereka juga kalah rajin, dan memuja gagasan “main sekarang, bayar belakangan.” Satu perkecualian beberapa anak bungsu dapat menjadi sangat bersemangat, kalau kasusnya ” Aku akan tunjukkan kepada mereka.” Karena mereka sering diberitahu bahwa mereka terlalu muda atau terlalu kecil atau terlalu bodoh, anak-anak bungsu dapat menjadi sangat ambisius untuk membuktikan bahwa orang lain itu salah. Namun dalam perjalanannya, mereka masih tetap senang disayang-sayang dan dimanja, dan jarang kehilangan kegemaran menjadi pusat perhatian.
Hasrat untuk menjadi pusat perhatian semua orang dapat mewujudkan diri dalam banyak hal. Mungkin anak itu menjadi badut kelas. Mungkin ia menjadi si lemah dan lambat yang harus selalu ditunggu keluarga setiap kali mereka berjalan-jalan. Mungkin ia mejadi berandal atau pemberontak – semua perilaku berbeda ini memilikki satu tujuan : Membuat orang dewasa memperhatikan si bungsu.
Dalam pekerjaan, anak-anak bungsu paling paling cocok untuk pekerjaan yang berorientasi pada orang. Beberapa anak bungsu dapat menjadi penjual yang hebat.
Nyaman berada diantara orang-orang, anak bungsu seringkali bersifat ekstrovert, bergairah dengan adanya orang lain dan hebat dalam membina hubungan – penuh kasih sayang, tidak rumit, dan secara umum gembira (Selama anda memberi mereka suplemen harian berupa “perhatian”). Mereka menjadi sahabat dan teman yang menyenangkan.
Kelemahan mereka termasuk rentang perhatian yang kira-kira hanya lima detik. Anak bungsu benci kebosanan hampir sebenci ditolak. Kalau sesuatu tidak menyenangkan mereka ingin melakukan hal lain. Mereka bisa sedikit egois dan terlalu optimis sampai menjadi kelemahan, yang membuat mereka terlibat banyak kesulitan. Anak-anak bungsu memilikki kecenderungan mengesalkan dalam membuat rasionalisasi, seperti, “Saya tahu saya tidak punya uang untuk membayar ini sekarang, tetapi kalau saya memakai kartu kredit, saya pasti akan punya uang minggu depan.”
Bagi anak sulung, para bungsu mungkin tampak tidak disiplin dan naif. Dalam kepribadian yang salah, kecenderungan ke arah mencari perhatian dapat menjadi pementingan diri sendiri sepenuhnya. Para bungsu kadang-kadang memainkan peran anak pemberontak; mereka dapat temperamental dan suasana hatinya mudah berubah, manja dan tidak sabar. Mereka seringkali tidak punya waktu untuk urusan tidak penting seperti menyusun anggaran belanja, meletakkan kunci ditempat yang bisa ditemukan, membereskan kamar mereka.
Walaupun saya menggambarkan anak-anak bungsu sebagai tipe pemeriah pesta mereka juga memiliki ambivalensi mengejutkan tentang hal itu. Artinya mereka dapat berubah dari tertawa-tawa dan bercanda ke menangis dan menjadi murung dalam beberapa detik. Para periset belum bisa memastikan penyebabnya, tetapi kemungkinan dapat disebabkan karena anak bungsu dalam keluarga dapat dimanja satu menit, dan dibentak menit berikutnya. Walaupun mereka sering diperlakukan secara istimewa oleh orang tua, mereka juga seringkali diingatkan oleh kakak-kakak mereka bahwa mereka adalah si kerdil, si lemah, dan si bodoh. Ini dapat menciptakan kepribadian yang hampir mirip Jekyll and Hyde.






0 komentar:
Post a Comment
Tinggalkan komentar Anda