Pacaran seperti yang biasa dilakukan oleh anak muda akhir-akhir ini
sangat tidak dianjurkan dalam islam, karena bertentangan dengan ajaran
islam yang tidak memperbolehkan pacaran. Untuk itu, marilah kita merenung sejenak, meluangkan waktu untuk apa kita menjalani sebuah hubungan pacaran???
Pacaran itu Zina
Renungan buat Para Ikhwan:Mana yang lebih enak?
Menyentuh wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Memandang wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Berboncengan berdua setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Jalan berdua bergandengan tangan setelah nikah ataukah sebelum nikah?
Kata-kata mesra lebih menyenangkan diucapkan setelah nikah ataukah sebelum nikah, hayooo?
Disimpulkan:
Kalau sudah disentuh sebelum nikah, sudah tidak ada nikmatnya lagi setelah nikah.Kalau sudah dipandang sebelum nikah, sudah tidak ada deg-degannya lagi setelah nikah.
Kalau berboncengan sudah biasa sebelum nikah, sudah tidak ada lagi spesialnya setelah nikah.
Sama juga dengan jalan berdua.
Apalagi sudah berzina lebih dulu!
“حفت الجنة بالمكاره وحفت النار بالشهوات”“Surga itu dihiasi dengan perkara-perkara yang dibenci sedangkan neraka dihiasi dengan hal-hal yang disukai.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Think!
Kalau gitu …
Ngapain kita pacaran bertahun-tahun?
Kalau kamu memang benar-benar sayang dan tidak ingin kehilangan wanita yang kamu sayangi…
Ngapain tidak segera dinikahi saja wanita pilihannya?
Biar dapat hal spesial dan nikmat di atas, daripada terus menerus dalam kubangan dosa.
Sebuah renungan bagi kita bersama.





0 komentar:
Post a Comment
Tinggalkan komentar Anda